Author: admin

Kota Malang (MAN 1 Kota Malang-Humas)- Selasa, 20 Nopember 2018 mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini digelar di Masjid Darul Hikmah dan diikuti oleh seluruh guru, karyawan dan siswa-siswi MAN 1 Tlogomas Malang. Hadir dalam kesempatan ini Ust. Sony Fauzi, M. Ag yang akan memberikan Mauidhoh hasanah.

Peringatan Maulid yang dimulai pukul 08.30 sampai dengan 11.30 WIB. Diawali dengan penampilan gambus El Maghisa, kemudian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, qiroah, sambutan oleh kepala Madrasah, mauidloh hasanah, Istighosah, dan pembacaan sholawat nabi yang diiringi terbang Al Banjari dari Ekskul Keagamaan. Dilanjutkan  Maulid Diba’, dan terakhir adalah penampilan nasyid dari Indah Voice MAN 1 Kota Malang. Sambutan kepala MAN 1 Kota Malang, Mohammad Husnan. Dalam sambutannya beliau berharap agar kita semua menjadi manusia yang lebih baik, dapat melaksanakan semua ajaran Nabi Muhammad SAW, serta senantiasa mendapat syafaat dari beliau.

Acara puncak peringatan Maulid ini diisi Mauidhoh hasanah oleh Ust. Sony Fauzy. Dalam isinya terdapat tiga kriteria ummat yang tidak akan bertemu Nabi Muhammad SAW kelak di hari kiamat nanti, serta tidak mendapatkan syafaatnya. (1) Orang yang meninggalkan sunnah, terutama meninggalkan sholat, (2) Anak yang durhaka terhadap Orang Tua, (3) Orang yang lari dari peperangan (orang-orang munafik).

12 Robiul awwal adalah bulan kelahiran Nabi, yang bertujuan agar kita dapat meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai spirit membangun generasi unggul masa kini. Kegiatan ini merupakan program keagamaan MAN 1 Kota Malang bersama BDI. “Semoga acara ini membawa berkah untuk madrasah, serta dapat mengingat sejarah Rasulullah dan dapat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW”, ucap Zahid Birril selaku Ketua Panitia.

Tidak lepas dari Pembina Keagamaan, Rachmad Faizal mengatakan, ”Dengan kegiatan ini diharapkan siswa-siswi madrasah bisa mencontoh dan meneladani Akhlak Rasulullah SAW, akhlak menghormati Orang Tua, Guru, serta sikap suri tauladan yang baik (budi pekerti yang baik”. (hms).

Kota Malang (MAN 1 Kota Malang)- Bertepatan dengan hari sumpah pemuda Sabtu 28 Oktober 2018, MAN 1 Kota Malang merayakan pekan Bulan Bahasa. Dimulai pukul 06.45 – 11.00 dan dilaksanakan di Sportcenter serta dipesertai oleh seluruh civitas akademika madrasah, kegiatan ini berlangsung penuh dengan kemeriahan. Beragam penampilan ditunjukkan pada acara tersebut, mulai dari paduan suara, tari teradisional, band bertema kebangsaan, teater bertema budaya malangan dan budaya asing, parade kostum nusantara, musikalisasi puisi, dan ditutup dengan penampilan drama dari panitia siswa.

Kegiatan Bulan Bahasa ini merupakan kegiatan rutin 1 tahun sekali serta untuk memperingati hari sumpah pemuda yang di tetapkan pada tanggal 28 Oktober. Dilaksanakan oleh seluruh panitia gabungan OSIS dan anak-anak kelas XI-Bahasa. Kegiatan ini terlaksana dengan baik, lancar dan sukses, seluruh warga madrasah memadati lapangan sportcenter MAN 1 Kota Malang. Penampilan band, gelak tawa saat pertunjukan teater, serta ketegangan saat drama membuat acara ini semakin meriah.

Kegiatan Bulan Bahasa kali ini mengangkat tema “membangun karakter generasi emas melalui Nasionalisme, Bahasa, Budaya, dan Seni Nusantara”, dengan tujuan diantaranya adalah; (1) Untuk memberntuk rasa Nasionalisme yang ada pada diri siswa-siswi, (2) untuk menambah nilai dan rasa cinta akan kebudayaan yang ada di Indonesia, (3) Sarana Hiburan serta edukasi lewat literasi Bahasa, budaya, dan Seni Nusantara. Dimana dengan tujuan tersebut diharapkan agar output dari madrasah adalah generasi yang siap menjadi pemimpin bangsa ini dengan literasi bahasa, budaya dan seni. Menumbuhkan minat baca anak, yakni pemimpin bangsa itu harus memiliki minat baca yang tinggi.

Kota Malang (MAN 1 Kota Malang-Humas)- kali ini kembali torehkan Prestasi membanggakan, yakni minggu 21 Oktober 2018 meraih medali perunggu tingkat Nasional di ajang “Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI 2018)”.  Kegiatan Olimpiade ini dihadiri oleh 105 peserta yang terpilih sebagai finalis yang dilaksanakan selama lima hari tgl 15 s/d 20 Oktober 2018 di Hotel GM SETOS Semarang.

Kegiatan OPSI 2018 ini merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Kemendikbud dengan tujuan agar dapat membangun integritas dan tanggung jawab, kemampuan berpikir logis, dan analitis, kemampuan bekerjasama dalam kelompok, keterampilan berkomunikasi dan kemampuan menulis karya ilmiah. Melalui OPSI diharapkan dapat mengembangkan budaya meneliti di kalangan siswa dan menjaring peneliti muda yang bisa diikutsertakan dalam kegiatan penilitian di tingkat Internasional.

Salah satu program unggulan MAN 1 Kota Malang yaitu Progam Unggulan Riset yang dibina oleh Drs. Dyah Istami Suharti, M.KPd ini berpulang dari Semarang membuahkan hasil yang sangat membanggakan, bermula dari pengumpulan proposal karya tulis ilmiah dan seleksi selama 2 bulan dengan jumlah pesaing 1750 karya tulis ilmiah dari seluruh pelosok indonesia, syukur Alhamdulillah tim riset MAN 1 Kota Malang terpilih sebagai finalis yang dilaksanakan di Hotel GM SETOS  Semarang.

Alhamdulilah TIM Riset MAN 1 Kota Malang Dengan Mengambil Judul “Optimalisasi Limbah Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrlizus) sebagau Fish Bleaching Biosensor Berbasis Immobilization Technology”, yang beranggotakan Amanda Fharadita Olivia Rahmat (XI MIPA 4) dan Syahrillah Mardiyyah Ahyani (XII MIPA 1), yang dibimbing langsung oleh Dra. Dyah Istami Suharti, M. K. berhasil meraih medali perunggu.

Menurut Amanda dan Syahrillah ide tersebut datang ketika mereka melihat salah satu berita yang mana banyaknya pedagang ikan yang menambahkan pemutih pada ikan agar lebih segar, padahal pemutih tersebut menimbulkan efek samping, salah satunya apoptosis/ kematian sel.

“Produk ini berupa kertas, tinggal dioleskan pada ikan, jika warna kertas memudar maka ikan tersebut mengandung pemutih”, ujar Syahrillah.

“Senang sekali bisa ikut olimpiade ini, pengalaman dan ilmu bertambah, dapat mengenal teman-teman yang hebat. Semoga untuk teman riset agar terus berkarya, terus semangat untuk membanggakan madrasah kita dan bermanfaat bagi masyarakat”, tambahnya.Menurut pembina Riset, Dyah Istami Suharti dalam menggeluti progul Riset harus betul-betul bertanggungjawab, disiplin, kerja keras, kreativ, berfikir kritis, berinovasi dan tetap berakhlakul-karimah.Serta beliau berharap agar kedepannya nanti lebih ditingkatkan untuk kompetisi berikutnya, baik di OPSI maupun di lingkungan kemenag, perguruan tinggi.

“Sebenarnya saya mengajari anak didik tidak untuk mendapat juara saja, tetapi tujuan saya adalah menanamkan jiwa meneliti pada anak didik saya, yang nantinya ilmu yang mereka dapatkan dari riset ini tidak hanya dapat diaplikasikan di MAN 1 Kota Malang saja, tetapi nanti diperguruan tinggi, lingkungan kerja, dan di masyarakat ilmu tersebut masih dapat bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain”. Tambahnya. (hms)

Kota Malang (MAN 1 Kota Malang), Dimulai pada hari Senin, 8 Oktober 2018 Tim Prodistik MAN 1 Kota Malang diundang oleh UIN Maulana Malik Ibrahim untuk memamerkan kegiatan Robotik yang ada di Madrasah. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 s/d 14.00 WIB. Peserta Expo ini diikuti oleh seluruh Fakultas di UIN dan beberapa perwakilan UIN se-Indonesia. Kegiatan ini diberi nama Community Service Expo 2018, dalam rangka mempublikasikan sekaligus menginformasikan hasil  riset akademik kita yang menyajikan berbagai penemuan baru yang akan dimanfaatkan masyarakat.

Pada kali ini tim prodistik MAN 1 Kota Malang memamerkan serta mengoperasikan beberapa jenis robot, antara lain: Robot soccer, robot sumo, drone, line follower, & controller android. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin. Dalam pembukaannya beliau mengucapkan agar selalu semangat dan terus lebih baik lagi dibidang Robotik. Ekspresi senang terlihat dari ketua MITC (prodistik), Awalina kelas XII MIPA-3. “Senang sekali dengan kegiatan ini, bisa bertemu menteri agama, disemangati oleh menteri agama dan bisa ngomong langsung dengan beliau, bisa menambah eksistensi robotika man 1 kota malang”, ujarnya.

Heru Lesmana sebagai pembina Prodistik menyampaikan, ”Saya berharap untuk kedepannya kegiatan yang berkaitan dengan robotik di MAN 1 Kota Malang lebih ditingkatkan intensitas dan kualitasnya. Sehingga memberi wawasan Iptek yang kuat bagi siswa-siswi pada khususnya Madrasah di seluruh Indonesia”. (hms)