MAN 1 Kota Malang Raih Medali Perunggu Tingkat Nasional

Kota Malang (MAN 1 Kota Malang-Humas)- kali ini kembali torehkan Prestasi membanggakan, yakni minggu 21 Oktober 2018 meraih medali perunggu tingkat Nasional di ajang “Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI 2018)”.  Kegiatan Olimpiade ini dihadiri oleh 105 peserta yang terpilih sebagai finalis yang dilaksanakan selama lima hari tgl 15 s/d 20 Oktober 2018 di Hotel GM SETOS Semarang.

Kegiatan OPSI 2018 ini merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Kemendikbud dengan tujuan agar dapat membangun integritas dan tanggung jawab, kemampuan berpikir logis, dan analitis, kemampuan bekerjasama dalam kelompok, keterampilan berkomunikasi dan kemampuan menulis karya ilmiah. Melalui OPSI diharapkan dapat mengembangkan budaya meneliti di kalangan siswa dan menjaring peneliti muda yang bisa diikutsertakan dalam kegiatan penilitian di tingkat Internasional.

Salah satu program unggulan MAN 1 Kota Malang yaitu Progam Unggulan Riset yang dibina oleh Drs. Dyah Istami Suharti, M.KPd ini berpulang dari Semarang membuahkan hasil yang sangat membanggakan, bermula dari pengumpulan proposal karya tulis ilmiah dan seleksi selama 2 bulan dengan jumlah pesaing 1750 karya tulis ilmiah dari seluruh pelosok indonesia, syukur Alhamdulillah tim riset MAN 1 Kota Malang terpilih sebagai finalis yang dilaksanakan di Hotel GM SETOS  Semarang.

Alhamdulilah TIM Riset MAN 1 Kota Malang Dengan Mengambil Judul “Optimalisasi Limbah Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrlizus) sebagau Fish Bleaching Biosensor Berbasis Immobilization Technology”, yang beranggotakan Amanda Fharadita Olivia Rahmat (XI MIPA 4) dan Syahrillah Mardiyyah Ahyani (XII MIPA 1), yang dibimbing langsung oleh Dra. Dyah Istami Suharti, M. K. berhasil meraih medali perunggu.

Menurut Amanda dan Syahrillah ide tersebut datang ketika mereka melihat salah satu berita yang mana banyaknya pedagang ikan yang menambahkan pemutih pada ikan agar lebih segar, padahal pemutih tersebut menimbulkan efek samping, salah satunya apoptosis/ kematian sel.

“Produk ini berupa kertas, tinggal dioleskan pada ikan, jika warna kertas memudar maka ikan tersebut mengandung pemutih”, ujar Syahrillah.

“Senang sekali bisa ikut olimpiade ini, pengalaman dan ilmu bertambah, dapat mengenal teman-teman yang hebat. Semoga untuk teman riset agar terus berkarya, terus semangat untuk membanggakan madrasah kita dan bermanfaat bagi masyarakat”, tambahnya.Menurut pembina Riset, Dyah Istami Suharti dalam menggeluti progul Riset harus betul-betul bertanggungjawab, disiplin, kerja keras, kreativ, berfikir kritis, berinovasi dan tetap berakhlakul-karimah.Serta beliau berharap agar kedepannya nanti lebih ditingkatkan untuk kompetisi berikutnya, baik di OPSI maupun di lingkungan kemenag, perguruan tinggi.

“Sebenarnya saya mengajari anak didik tidak untuk mendapat juara saja, tetapi tujuan saya adalah menanamkan jiwa meneliti pada anak didik saya, yang nantinya ilmu yang mereka dapatkan dari riset ini tidak hanya dapat diaplikasikan di MAN 1 Kota Malang saja, tetapi nanti diperguruan tinggi, lingkungan kerja, dan di masyarakat ilmu tersebut masih dapat bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain”. Tambahnya. (hms)

Komentar

Komentar

about author

admin

man1mlg@yahoo.co.id

<p>Pusiskom MAN 1 Kota Malang adalah sebuah unit terpadu yang didirikan pada tahun 2011.<br /> Pusiskom bertugas untuk mengontrol segala jenis kegiatan dan aktifitas yang berkaitan dengan Teknologi Informasi serta memantau dan mengembangkan terobosan dalam kemajuan Madrasah.</p>