Madrasah Aliyah Negeri Malang 1 MAGESA 
  Minggu, 5 September 2010  
   Home   Profil   Fasilitas   Kesiswaan   Kurikulum   Interaksi   Informasi   Diploma 1   Akselerasi   
a

Berita Sekolah

MAGESA BERTABUR JUARA
07-12-2009 22:03

Tahun 2009 ini di Magesa (MAN Malang 1) ada sesuatu yang sangat membanggakan, apa itu? Ya siswa siswi MAN Malang 1 berhasil mengharumkan nama almamater madrasah dalam banyak kejuaraan yang telah di ikutinya.

Tidak ada kata menyerah, itulah motivasi yang ada dalam diri setiap siswa siswi di MAN Malang 1. Mereka sangat serius dalam berlatih dan berlatih, dan pada akhirnya mereka tinggal memetik hasil jeri payahnya selama itu. Mungkin gambaran di atas sangatlah pantas untuk memberikan semangat ataupun apresiasi kepada siswa dan siswi MAN Malang 1 yang telah berhasil mengharumkan nama madrasah di berbagai kejuaraan baik yang bersekala tingkat kota Malang maupun tingkat propinsi.

Untuk tahun ini benar-benar tahun yang sangat membanggakan buat warga Magesa, betapa tidak, tahun ini Magesa bertaburkan prestasi yang sangat membanggakan dan membuat nama Madrasah Aliyah Negeri 1 menjadi harum. Prestasi- prestasi tersebut diantaranya adalah kejuaraan lomba yang di adakan oleh direktorat jendral Pajak Malang, yang di ikuti oleh MAN Malang 1 adalah lomba membuat komik/karikatur yang bertemakan sadar pajak dan membuat film pendek yang juga bertemakan sama. Alhamdulillah berkat kerja keras bersama akhirnya dari semua yang di ikuti oleh siswa siswi MAN Malang 1, semuanya dapat juara/nominasi

Kejuaraan Komik/ karikatur yang bertema sadar pajak mendapatkan nominasi juara wahid alias 1 atas nama ananda Onik Rahmatia Ahya Hapsari, kelas XII IPA 1. Begitu juga dengan kejuaraan membuat film pendek tentang sadar pajak juga, MAN Malang 1 berhasil memperoleh nominasi juara ke 4 atau juara harapan 1 atas nama Achmad Zaini dan Moh Haris Ardyansyah masing-masing kelas XII IPA 1 dan kelas XII IPS 3. Untuk yang kejuaraan komik/karikatur memang di ikuti per orangan, hanya lomba yang membuat film pendek itu memang kelompokan dan minimal dua orang.

Selain kejuaraan di atas, kontingen MAN Malang 1 melebarkan lagi sayapnya untuk mengikuti kejuaraan desain web dan pemrograman yang diadakan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kejuaraan tersebut tidak hanya diikuti madrasah-madrasah saja, akan tetapi juga dari SMA/SMK se-Jawa Timur, pesertanya cukup banyak dan meriah. Dari kejuaraan tersebut Kontingen MAN Malang 1 berhasil merebut juara ke tiga desain dan pemrograman web yang bertemakan tentang kepemudaan. Juara tersebut diraih oleh siswa dan siswi MAN Malang 1 atas nama Achmad Zaini, Moh. Haris Ardyansyah dan Naila Kamaliya yang masing-masing kelas XII IPA 1, XII IPS 3 dan satu-satunya dari kelas X yaitu kelas X B. Khusus untuk Ach Zaini dan Haris ini sudah sangat berpengalaman dalam mengikuti kejuaraan-kejuaran di luar, dan mereka selalu berhasil merebut nominasi walaupun tidak selamanya juara 1. Perlu di ketahui lagi, kurang lebih dua minggu setelah kejuaraan desain web dan pemrograman di atas. UIN Maulana Malik Ibrahim kembali mengadakan kejuaraan yaitu Kompetisi Matematika se-Jawa Timur dan Bali yang diadakan oleh HMJ Matematika UIN MMI Malang.

Siswa MAN Malang 1 yang mengikuti kejuaraan tersebut adalah Achmad Zaini lagi, dan berhasi kembali untuk kesekian kalinya mempersembahkan 1 gelar yang sangat membanggakan untuk MAN Malang 1. Ach Zaini berhasil memperoleh juara harapan 1 pada ajang kompetisi Matematika tersebut. Menurut Ach Zaini yang mengikuti olimpiade waktu itu adalah sekolah-sekolah yang hebat, se-Jawa Timur dan Bali, pesertanya pun 1000 lebih, saingan kita adalah sekolah-sekolah dari kompleks tugu yang memang sekolah favorit di kota Malang. Begitulah perjuangan para pengharum nama almamater madrasah.

Tidak cukup sampai di situ saja, bulan November lalu kontingen MAN Malang 1 mengikuti kejuaraan LKTI tingkat Jatim dan diadakan di Universitas Airlangga (Unair). Kontingen dari MAN Malang 1 hanya mengirimkan 1 kelompok yang berisikan tiga orang. Tiga orang tersebut adalah Sabhiha Ramadhani, Hildawati Mahmud dan Annisa Afif yang kesemuanya berasal dari satu kelas yang sama yaitu kelas XI IPA 2. Mereka bertekad maju untuk mengikuti kejuaraan tersebut dengan bimbingan dari seorang guru yang sudah ahlinya dalam LKTI tersebut, beliau adalah ibu Dyah Istami Suharti selaku pembimbing LKTI dan KSR serta guru bidang studi Biologi di MAN Malang 1.

Berkat bimbingan dan motivasi beliau, dari mulai mengadakan penelitian sampai akhir jadi suatu Karya Tulis Ilmiyah yang bisa di pertanggung jawabkan. Beliau sangat sabar dan telaten, sehingga para siswa juga sangat antusias dan lebih semangat. Hasilnya mereka berhasil menyisihkan 147 tim lain dari SMA/MA/SMK se-Jatim.

Begitu masuk sepuluh besar dalam kompetisi ini mereka lebih sering melakukan latihan dan terus berlatih di bawah bimbingan ibu Dyah Istami Suharti yang dengan sabar menunggu mereka, dan mengarahkan mereka. Walaupun waktu latihan tersebut sampe hampir menjelang maghrib baru selesai. Setelah dirasa sangat matang dalam latihan, baru mereka mulai berangkat menuju Unair untuk mempertanggung jawabkan hasil karya mereka. Subhanallah tak disangka begitu banyak yang mengikuti kejuaraan tersebut dan mereka tidak berkecil hati, maju terus pantang mundur. Akhirnya mereka berhasil mendapatkan nominasi juara wahid atau pertama. Menurut salah satu dari mereka bertiga, yang bernama Annisa Afif "Kami sempat grogi saat presentasi, tapi bersyukur akhirnya bisa menjadi yang terbaik".

Lomba Karya Tulis Ilmiyah tingkat Jatim tersebut, kontingen MAN Malang 1 mengambil judul Pemanfaatan Ektrak Daun Urang-Aring sebagai Alternatif Penghambatan Pertumbuhan Jamur Pytirosporum Ovale yang Menyebabkan Penyakit Ketombe tersebut berhasil menjadi yang terbaik diantara ratusan tim yang lainnya. Perlu di ketahui dalam lomba tersebut yang dinilai bukan hanya dari metode penulisan, tetapi juga temuan baru yang di angkat dalam penelitian tersebut. Kemudian mengapa kontingen MAN Malang 1 bisa mengangkat judul di atas?

Mereka menjawab Inspirasi untuk judul tersebut karena di sekitar Madrasah tersebut banyak tumbuh tanaman urang-aring. Tanaman tersebut di anggap tanaman liar karena bisanya tumbuhnya di selokan. Padahal setelah di teliti tanaman tersebut mengandung zat saponin yang bisa di gunakan untuk mengatasi masalah ketombe di rambut. dan di tambahkan oleh ibu Dyah bahwa "Semua ini tidak akan bisa berjalan dengan baik dan menjadi yang terbaik tanpa perjuangan dan kerja keras serta motivasi dari semua pihak. terutama dari pembimbing dan anak-anak, sebab jika pembimbing yang ngotot dan anak-anak tidak maka hasilnya lain begitu juga sebaliknya".

Tidak hanya itu, di penghujung tahun 2009, Ach Zaini  kembali lagi menuai prestasi yang mengharumkan nama Man Malang 1 dengan berhasil meraih juara 3 untuk Olimpiade Fisika se-Malang Raya yang diselenggarakan oleh Universitas Kanjuruhan Malang. Oleh karena itu untuk bisa terus berprestasi semuanya harus sama-sama bersemangat dan berusaha menjadi yang terbaik. adm